Langsung ke konten utama

Pempek

Resep Pempek Palembang Asli – Garing di Luar, Kenyal di Hati


Pempek itu bukan sekadar makanan, tapi identitas! Daging ikan yang kenyal, digoreng sampe golden brown, lalu dicelupin ke cuko pedes manis asam yang meledak di lidah. Mau pempek lenjer, kapal selam, kulit, atau adaan, semua punya tempat di hati orang Palembang.

Bahan Pempek Dasar (untuk Lenjer / Bulat):

  • 250 gram ikan tenggiri/gabus giling
  • 150 ml air es
  • 1 putih telur
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt gula
  • 200 gram tepung sagu/tapioka

Bahan Pempek Kapal Selam (isi telur):

  • Telur ayam, kocok lepas secukupnya
  • Adonan pempek dasar

Cara Membuat Adonan:

  1. Campurkan ikan giling, garam, gula, dan air es. Aduk rata sampai adonan kental dan mengikat.
  2. Masukkan putih telur, aduk kembali.
  3. Masukkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan. Jangan overmix biar gak keras.

Forming & Merebus:

  1. Didihkan air dalam panci besar, tambahkan sedikit minyak biar gak lengket.
  2. Bentuk adonan sesuai selera:
    • Lenjer: gulung panjang kayak sosis
    • Adaan: bulat dan digoreng langsung
    • Kulit: campur daging kulit ikan buat tekstur unik
    • Kapal Selam: pipihkan adonan, isi dengan telur, tutup rapat
  3. Rebus pempek (kecuali adaan) hingga mengapung. Angkat, tiriskan.
  4. Boleh langsung goreng, atau simpan di kulkas dulu biar tahan lama.

Resep Cuko Khas Palembang:

  • 200 gram gula merah
  • 500 ml air
  • 6 siung bawang putih, haluskan
  • 5 buah cabai rawit (atau sesuai selera pedas)
  • 1 sdm ebi sangrai, haluskan
  • 1 sdt garam
  • 2 sdm cuka (optional, buat yang suka lebih asam)
  1. Rebus gula merah dengan air hingga larut. Saring jika perlu.
  2. Masukkan bawang putih, cabai, garam, dan ebi. Rebus lagi hingga harum dan mengental sedikit.
  3. Masukkan cuka di akhir, aduk rata. Dinginkan.

Penyajian:

Sajikan pempek goreng dengan potongan kecil, siram cuko, tambah irisan timun dan mie kuning kalau mau lengkap. Mau dimakan sambil nonton drakor atau debat politik? Sama-sama nikmatnya.

Tips jitu: Simpan pempek yang belum digoreng dalam wadah tertutup di kulkas, bisa tahan 3–5 hari. Cuko juga bisa disimpan dan makin enak setelah didiamkan semalaman!

Pempek itu bukti kalau hal sederhana bisa jadi luar biasa — asal digoreng dan dicocolin cuko! 🤤




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tekwan

Resep Tekwan Palembang – Kuahnya Bikin Nagih! Tekwan tuh bisa dibilang versi berkuah dari pempek. Iya, bener! Tapi dia punya identitas sendiri: kuahnya bening tapi kaya rasa, ada aroma udang kering yang khas, dan tentu aja, bola-bola ikan kecil yang lembut dan juicy. Gak lengkap rasanya jadi anak Palembang kalo belum bisa bikin tekwan sendiri. Bahan Bola Ikan: 250 gram daging ikan tenggiri/gabus (giling halus) 100 gram tepung sagu 1 putih telur 1 sdt garam 1/2 sdt merica Air es secukupnya Bahan Kuah Tekwan: 2 liter air 100 gram udang kupas (boleh pakai kulit/kapal udangnya buat kaldu) 3 siung bawang putih (cincang halus) 2 siung bawang merah (iris tipis) 1 batang daun bawang (iris) 1 batang seledri (iris) Jamur kuping secukupnya (rendam dan iris tipis) Bengkuang secukupnya (potong korek api, bisa diskip kalau gak ada) Garam, merica, dan gula secukupnya Minyak untuk menumis Cara Membuat Bola Ikan: Campur semua bahan bola...

Kue Maksuba

  Resep Kue Maksuba: Kue Mewah Khas Palembang Pendahuluan Kue Maksuba adalah salah satu kuliner warisan Palembang yang menjadi hidangan istimewa dalam berbagai acara penting. Dikenal juga dengan sebutan "kue delapan jam" karena proses pembuatannya yang membutuhkan waktu lama dan kesabaran ekstra. Teksturnya yang lembut berpadu dengan aroma telur, santan, dan gula yang menghasilkan cita rasa mewah yang tak terlupakan. Sejarah Singkat Maksuba merupakan kue tradisional yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Kue ini mempunyai pengaruh dari kuliner Timur Tengah dan diperkenalkan oleh para pedagang Arab yang singgah di Palembang pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Dahulu, kue ini hanya disajikan pada acara-acara istimewa seperti pernikahan dan hari raya di kalangan bangsawan Palembang. Bahan-bahan Bahan Utama: 30 butir telur ayam (gunakan telur ayam kampung untuk hasil terbaik) 500 gram gula pasir 500 ml santan kental (dari 2 butir kelapa) 250 gram mentega, di...